Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison Bekerjasama untuk Memperkuat Jaringan 5G Indonesia dengan Teknologi AI-RAN

Oleh: Admin | Dipublikasikan: 4 August 2026
Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison Bekerjasama untuk Memperkuat Jaringan 5G Indonesia dengan Teknologi AI-RAN

Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison Bekerjasama untuk Memperkuat Jaringan 5G Indonesia dengan Teknologi AI-RAN

Jakarta, 9 Juni 2026 – Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) mengumumkan kerja sama strategis untuk memperbarui jaringan seluler nasional Indonesia melalui teknologi Radio Access Network (RAN) 5G yang canggah. Kerja sama ini bertujuan membangun jaringan 5G yang siap AI di seluruh Indonesia, membuka layanan dan pengalaman digital baru yang lebih lancar, andal, dan responsif bagi pelanggan.

Nosachief Nokia, Justin Hotard, menjelaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya tentang perpanjangan jaringan 5G, tetapi tentang menciptakan dasar yang mampu menggabungkan konektivitas, kecerdasan buatan, dan skala untuk mendukung pertumbuhan digital berkelanjutan di Indonesia.

Kerjasama melibatkan pengulangan teknologi radio Habrok dan Pandion, baseband Levante, serta RAN terpusat yang didukung oleh platform manajemen jaringan canggah untuk operasi yang lebih cerdas, efisiensi energi yang ditingkatkan, dan inovasi layanan yang lebih cepat. Cakupan 5G rentang akan diperkenalkan di seluruh jaringan, sementara 5G menengah bertujuan mencapai sekitar 80% jaringan dalam tiga setengah tahun ke depan.

Salah satu inovasi kunci dari kerja sama ini adalah arsitektur AI-RAN, yang dikembangkan bersama NVIDIA, yang memungkinkan pengintegrasian kecerdasan buatan langsung ke dalam infrastruktur jaringan. Pertanggungjawaban pertama panggilan AI-RAN berhasil dilakukan di Mobile World Congress 2026 di Barcelona, dan uji coba lapangan di Indonesia direncanakan sebelum akhir tahun 2026.

Indosat juga sedang mengembangkan "AI Grid" yang menggabungkan pabrik AI terpusat dan infrastruktur AI-RAN terdistribusi untuk menciptakan lapisan kecerdasan seragam yang mendistribusikan kecerdasan buatan dan konektivitas kepada jutaan Indonesian. Model ini sudah mempercepat aplikasi di bidang layanan publik, kesehatan, pendidikan, dan pertanian, didukung oleh AI-RAN Innovation Center di Surabaya dan ekosistem NVIDIA AI Technology Center.

Vikram Sinha, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan bahwa kerja sama ini akan menciptakan fondasi jaringan yang siap AI yang akan meningkatkan konektivitas dan menciptakan pengalaman digital yang lebih lancar bagi setiap pelanggan, sambil memperkuat komitmen untuk memberdayakan Indonesia melalui transformasi digital inklusif dan berkelanjutan.

Kerjasama Nokia, Indosat, dan NVIDIA menunjukkan bagaimana jaringan 5G dapat menjadi platform untuk kecerdasan buatan, membuka jalan bagi inovasi baru yang menggabungkan konektivitas dengan kecerdasan untuk meningkatkan efisiensi, mengaktifkan aplikasi baru, dan mendukung transformasi digital dalam skala besar.

Dengan jaringan 5G yang lebih cerdas dan luas, Indonesia diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi terkini di berbagai sektor, meningkatkan daya saing nasional, dan memastikan bahwa manfaat revolusi digital dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, dari kota metropolitana hingga daerah terpencil.