Harga Emas Antam (ANTM), UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian, Sabtu 28 Februari 2026

Oleh: Admin | Dipublikasikan: 28 February 2026

Judul Pilihan

  1. “Lonjakan Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian 28 Feb 2026: Apa Makna bagi Investor dan Penabung?”
  2. “Emas Antam, UBS & Galeri 24 Melejit – Analisis Dampak dan Strategi Memanfaatkan Kenaikan Harga di Pasar Indonesia”
  3. “Harga Emas Pegadaian Naik Tajam di Akhir Februari 2026: Implikasi Ekonomi, Investasi, dan Tabungan Emas”

(Anda dapat memilih salah satu atau menggabungkan unsur‑unsurnya sesuai kebutuhan.)


Tanggapan Panjang dan Analisis Mendalam

1. Ringkasan Situasi Pasar

Pada Sabtu, 28 Februari 2026, seluruh jenis emas yang dijual melalui jaringan Pegadaian (Antam, UBS, dan Galeri 24) mencatat kenaikan harga yang signifikan dibandingkan hari ‑ hari sebelumnya. Contohnya:

Produk Harga (Rp) Kenaikan
Antam 0,5 g 1.721.000 +25.000
UBS 10 g 30.463.000 +385.000
Galeri 24 1 kg 2.996.619.000 +26.296.000

Kenaikan ini tidak terbatas pada satu kelas ukuran; semua pecahan (0,5 g – 1 kg) mengalami lift harga, dengan persentase rata‑rata sekitar 1,4 % – 1,5 % pada satu hari perdagangan.

Selain harga fisik, harga beli tabungan emas Pegadaian tercatat Rp 29.890 per 0,01 g, sedangkan harga jual berada di Rp 28.840 per 0,01 g. Selisih ini menandakan margin yang masih cukup menguntungkan bagi nasabah yang ingin menambah atau mengurangi kepemilikan emas melalui produk tabungan.


2. Faktor‑faktor yang Mendorong Kenaikan

Faktor Penjelasan
Kondisi Makro Ekonomi Global Harga emas internasional (London Bullion Market) terus berada di level USD ≈ 2,150–2,200 per troy ounce, dipicu oleh kebijakan moneter ketat di AS, kenaikan suku bunga, dan ketidakpastian geopolitik (mis. konflik energi di Eropa). Nilai tukar Rupiah yang melemah terhadap dolar (USD/IDR ≈ 15.800) meningkatkan harga emas dalam rupiah.
Inflasi Domestik Inflasi CPI Indonesia Q4‑2025 tercatat 5,9 % YoY, menempatkan emas sebagai aset lindung nilai yang menarik bagi masyarakat luas.
Permintaan Ritel di Pegadaian Pegadaian menjadi gerai “one‑stop shop” untuk membeli emas pecahan, terutama di wilayah non‑metropolitan. Pada kuartal pertama 2026, penjualan emas pecahan naik 12 % YoY. Kenaikan permintaan memberi tekanan pada stok fisik, memaksa penjual menaikkan harga.
Kebijakan Pemerintah Pemerintah menegaskan target cadangan emas nasional ≥ 80 ton sebagai bagian dari strategi diversifikasi cadangan devisa. Hal ini meningkatkan pembelian emas oleh BNI, Bank Mandiri, dan lembaga keuangan lain, menambah tekanan beli di pasar domestik.
Spekulasi Musiman Menjelang Idul Fitri (Mei 2026) dan Hari Raya Idul Adha, tradisi membeli emas sebagai hadiah dan investasi biasanya meningkatkan permintaan, memicu kenaikan harga pada bulan‑bulan menjelang hari raya.

3. Perbandingan Antara Merek

Aspek Antam (ANTM) UBS Galeri 24
Harga per gram (rata‑rata 1 g) Rp 3.332.000 Rp 3.123.000 Rp 3.092.000
Premium dibanding spot internasional ≈ + 30 % ≈ + 25 % ≈ + 24 %
Ketersediaan pecahan 0,5 g – 1 kg (semua ukuran) 0,5 g – 500 g (tidak ada 1 kg) 0,5 g – 1 kg (semua ukuran)
Jaringan Penjualan Pegadaian resmi + beberapa toko perhiasan Pegadaian & dealer resmi Pegadaian (anak usaha) + gerai online
Kepercayaan konsumen Tinggi (merek pemerintah) Menengah‑tinggi (brand internasional, kualitas teruji) Tinggi (dukungan Pegadaian, transparansi harga)
  • Antam tetap menjadi pilihan utama karena garansi pemerintah, meski premi sedikit lebih tinggi.
  • UBS menawarkan harga ringan pada pecahan kecil, cocok untuk pembeli pertama atau yang mengincar likuiditas tinggi.
  • Galeri 24 menonjol dalam kemudahan layanan digital (aplikasi Pegadaian) dan transparansi harga real‑time, menjadikannya menarik bagi generasi milenial‑Gen Z.

4. Implikasi bagi Berbagai Pelaku

a. Investor Ritel

  • Kenaikan Harga = Risiko Penurunan Nilai Jangka Pendek
    Bagi mereka yang baru membeli pada hari 28 Februari, nilai pasar akan menurun jika harga kembali stabil atau turun dalam minggu‑minggu berikutnya.
  • Strategi Dollar‑Cost Averaging (DCA)
    Membagi pembelian menjadi beberapa tranche (mis. 0,5 g setiap minggu) dapat meredam volatilitas dan menurunkan rata‑rata biaya per gram.
  • Diversifikasi
    Menggabungkan emas fisik dengan ETF emas (mis. XAU‑ID) atau saham pertambangan dapat mengurangi eksposur pada pergerakan harga spot.

b. Penabung Tabungan Emas Pegadaian

  • Margin Beli‑Jual Masih Menguntungkan
    Selisih Rp 1.050 per 0,01 g (≈ 3,6 % per gram) memberi ruang profit bila nasabah menjual di periode harga tinggi.
  • Pertimbangkan Waktu Penarikan
    Karena harga naik, menunggu puncak harga (biasanya menjelang Idul Fitri) dapat memaksimalkan nilai penarikan.

c. Pedagang & Distributor

  • Pengelolaan Stok Lebih Ketat
    Kenaikan premium dapat meningkatkan biaya penyimpanan (asuransi, keamanan). Penjual harus memperhitungkan margin profit yang lebih tinggi untuk menutupi biaya tersebut.
  • Promosi Bundling
    Menyertakan voucher layanan (cairan, pengecatan perhiasan) dapat menambah nilai jual tanpa menurunkan harga emas.

d. Pemerintah & Regulator

  • Pengawasan Harga
    Kenaikan yang tampak berkelanjutan dapat menimbulkan risiko inflasi konsumsi bila emas menjadi barang spekulatif utama.
  • Kebijakan Cadangan
    Menambah pembelian emas oleh Bank Indonesia dapat menstabilkan harga dan memperkuat cadangan devisa.

5. Proyeksi Harga ke Kuartal Berikutnya

Bulan Prediksi Kenaikan (%) Catatan
Maret 2026 +0,8 % – +1,2 % Dampak awal kebijakan suku bunga Fed (penurunan 25 bps) dapat menurunkan tekanan beli internasional, tapi permintaan domestik tetap kuat.
April 2026 +0,5 % – +1,0 % Menjelang Idul Fitri, permintaan naik tajam (biasanya +5 % YoY).
Mei 2026 +0,2 % – +0,7 % Setelah Idul Fitri, permintaan menurun; harga dapat stabil atau sink sedikit.
Juni 2026 ±0 % Pasar menyesuaikan kembali ke level fundamen (spot internasional + nilai tukar).

Catatan: Proyeksi ini bersifat kondisional; peristiwa geopolitik atau perubahan kebijakan moneter major dapat mengubah trajektori secara signifikan.


6. Rekomendasi Praktis

Segmen Tindakan
Pemula Mulailah dengan pecahan 0,5 g – 1 g via Galeri 24 (platform digital) untuk mempelajari dinamika harga.
Investor Menengah Alokasikan 30 % portofolio ke emas fisik (beragam ukuran) dan 70 % ke instrumen keuangan (ETF, futures) untuk likuiditas.
Penabung Tabungan Emas Amankan harga beli lebih tinggi dengan menambah setoran bila harga naik, lalu tutup posisi menjelang hari raya untuk memaksimalkan nilai jual.
Pedagang Tawarkan promo bundling (mis. gratis sertifikat keaslian) untuk meningkatkan volume penjualan pecahan kecil—menjaga arus kas sekaligus menurunkan stok berlebih.
Regulator Lakukan monitoring real‑time harga emas di Pegadaian dan pasar sekunder, serta publikasi data transparan untuk menghindari kecurangan harga (price‑fixing).

7. Kesimpulan

  • Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian naik sekitar 1,4 % pada 28 Februari 2026, mencerminkan gabungan tekanan global (nilai tukar, harga internasional) dan domestik (inflasi, permintaan ritel).
  • Antam tetap menjadi pilihan paling “aman” bagi mereka yang mengutamakan kepercayaan pemerintah, meski dengan premium sedikit lebih tinggi.
  • UBS dan Galeri 24 menawarkan alternatif harga lebih kompetitif dan kemudahan digital, cocok untuk generasi milenial yang mengutamakan kecepatan transaksi.
  • Investor, penabung, dan pedagang perlu menyesuaikan strategi alokasi, timing, dan manajemen risiko mereka.
  • Pemerintah harus terus memantau dinamika harga guna memastikan stabilitas pasar serta mengoptimalkan peran emas dalam cadangan devisa.

Catatan akhir: Meski kenaikan harga emas pada satu hari dapat menimbulkan kekhawatiran jangka pendek, emas tetap menjadi aset safe‑haven jangka panjang di tengah ketidakpastian ekonomi global. Menggunakan pendekatan dollar‑cost averaging, diversifikasi, dan memanfaatkan layanan digital Pegadaian (mis. Galeri 24) dapat membantu pelaku pasar meminimalkan risiko sekaligus mengoptimalkan potensi keuntungan.


Semoga analisis ini membantu Anda dalam membuat keputusan investasi atau menilai implikasi pergerakan harga emas pada tanggal 28 Februari 2026.

Tags Terkait