Harga Emas Perhiasan 22 Januari 2026: Tren Penurunan di Hartadinata Abadi vs Kenaikan Stabil di Raja Emas Indonesia & Laku Emas – Apa Maknanya bagi Pembeli dan Investor?
Oleh: Admin |
Dipublikasikan: 22 January 2026
Tanggapan Panjang
1. Ringkasan Situasi Pasar Hari Ini
Pada Kamis, 22 Januari 2026, tiga pemain utama pasar emas perhiasan di Indonesia – Hartadinata Abadi, Raja Emas Indonesia, dan Laku Emas (CMK Group) – menunjukkan pola harga yang cukup berbeda:
| Vendor | Kategori Karat | Harga (Rp/gram) | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Hartadinata Abadi | 22 K | 2.663.000 | -31.000 |
| 20 K | 2.611.000 | -31.000 | |
| … | … | … | |
| Raja Emas Indonesia | 24 K | 2.365.000 | Stabil |
| 23 K | 2.061.000 | +1.000 | |
| 22 K | 1.971.000 | +1.000 | |
| … | … | … | |
| Laku Emas (CMK) | 24 K | 2.303.000 | +5.000 |
| 23 K | 2.058.000 | +34.000 | |
| 22 K | 2.063.000 | +95.000 | |
| … | … | … |
Kita dapat mengidentifikasi dua pola utama:
- Hartadinata Abadi – penurunan pada hampir semua karat (dari 6 K sampai 22 K).
- Raja Emas dan Laku Emas – stabilitas atau kenaikan tipis pada hampir seluruh spektrum karat, khususnya pada karat tinggi (24 K‑22 K).
2. Analisis Penyebab Perbedaan Harga
| Faktor | Dampak pada Hartadinata Abadi | Dampak pada Raja Emas & Laku Emas |
|---|---|---|
| Kebijakan Harga Internal | Kemungkinan penyesuaian margin untuk meningkatkan volume penjualan pada segmen menengah‑rendah (6‑22 K). | Fokus pada menjaga premium pada karat tinggi (24‑22 K) untuk menegaskan posisi “high‑end”. |
| Lokasi & Target Pasar | Hartadinata cenderung melayani pasar ritel tradisional di Jakarta & sekitarnya, di mana permintaan konsumen akhir lebih sensitif harga. | Raja Emas dan Laku Emas melayani jaringan grosir + toko perhiasan kelas menengah‑atas, sehingga dapat menahan penurunan dan malah menambah harga sedikit untuk menutupi biaya distribusi. |
| Kondisi Pasokan Logam | Jika pemasok lokal memberikan bronze‑price (harga logam mentah) yang lebih rendah pada minggu ini, Hartadinata dapat menurunkan harga jual. | Raja Emas & Laku Emas mungkin mengunci kontrak pembelian spot lebih lama, sehingga tidak segera mencerminkan penurunan spot price. |
| Strategi Kompetitif | Menurunkan harga untuk “menggandeng” konsumen yang baru pertama kali membeli emas perhiasan (misalnya, pembeli milenial). | Menjaga harga tetap atau naik sedikit untuk menegaskan kualitas, brand trust, dan margin pada produk premium. |
| Fluktuasi Nilai Tukar | Rupiah sedikit menguat terhadap USD pada akhir pekan, menurunkan biaya impor bahan baku pada vendor dengan rantai pasokan internasional. | Perusahaan yang lebih terintegrasi secara lokal (mis. proses penambangan domestik) kurang terpengaruh, sehingga harga lebih stabil. |
3. Implikasi Bagi Pembeli
| Segmen Pembeli | Rekomendasi Berdasarkan Data |
|---|---|
| Konsumen Ritel (pembelian pribadi, hadiah, pernikahan) | - Manfaatkan penurunan di Hartadinata Abadi bila ingin emas 22 K‑6 K. - Jika mengincar karat tinggi (24 K‑22 K) dengan nilai estetika tinggi, pertimbangkan Raja Emas atau Laku Emas karena masih berada pada level harga premium yang relatif stabil, namun perhatikan bahwa perbedaan harga tidak terlalu lebar (sekitar 300‑400 ribu per gram antara Hartadinata dan Raja Emas pada 22 K). |
| Investor Emas Perhiasan (pembeli untuk nilai simpan atau jual kembali) | - Strategi “Buy‑Low‑Sell‑High”: Beli di Hartadinata pada karat 20 K‑22 K sekarang, kemudian jual kembali atau tukar ke karat tinggi di pasar premium (Raja Emas/Laku Emas) ketika permintaan naik. - Perhatikan volatilitas kecil pada karat tinggi – kenaikan 1 000‑5 000 per gram masih cukup tipis, jadi profitabilitas pada jangka pendek tergantung pada biaya transaksi dan ongkos penyimpanan. |
| Pedagang Perhiasan (Grosir/Reseller) | - Negosiasi harga grosir dengan Hartadinata untuk mendapatkan margin lebih besar pada karat menengah‑rendah. - Gunakan Raja Emas/Laku Emas sebagai pemasok “premium” untuk produk kelas atas yang dapat diposisikan sebagai “limited edition” atau “high‑karat collection”. |
| Pembeli Pertama (calon pemula di dunia emas perhiasan) | - Pilih Hartadinata jika anggaran terbatas dan lebih mengutamakan berat (gram) daripada karat. - Jika menginginkan “status” atau estetika tertentu, Raja Emas memberikan stabilitas harga sehingga tidak ada kejutan penurunan nilai pada akhir tahun. |
4. Prediksi Tren Jangka Pendek (1‑3 Bulan Kedepan)
-
Hartadinata Abadi
- Kemungkinan tetap turun sebesar 0,5‑1 % pada karat 6‑22 K karena mereka tampaknya menyesuaikan dengan penurunan harga spot logam (logam mentah turun 0,3‑0,5 % dalam 7‑14 hari terakhir).
- Jika permintaan ritel tidak meningkat signifikan (misalnya pasar Lebaran yang biasanya menguat), penurunan dapat berhenti pada akhir Februari.
-
Raja Emas
- Stabilitas atau kenaikan marginal (0,2‑0,5 %) pada karat 24‑22 K diperkirakan akan terus berlanjut karena mereka menargetkan segmen premium yang cenderung kurang sensitif pada fluktuasi harga harian.
- Kedatangan “gold rush” dari festival budaya (mis. Imlek, Tahun Baru) dapat mendorong kenaikan mini pada 23‑21 K.
-
Laku Emas (CMK Group)
- Kenaikan lebih besar pada karat tinggi (mis. 22 K naik +95.000) dapat menjadi indikasi bahwa mereka menggunakan strategi “price‑skimming” pada produk‑produk baru yang masih “fresh stock”.
- Jika stok lama tidak terjual dalam 30‑45 hari, kemungkinan mereka akan menurunkan kembali harga untuk menyesuaikan pasar.
5. Faktor Eksternal yang Perlu Dipantau
| Faktor | Potensi Dampak |
|---|---|
| Kurs USD/IDR | Penguatan Rupiah menurunkan biaya impor emas mentah, yang dapat menurunkan harga jual pada semua vendor dalam 2‑4 minggu ke depan. |
| Level Harga Spot Emas Internasional | Fluktuasi > 2 % dalam seminggu dapat memaksa vendor untuk melakukan penyesuaian harga lebih dratis, terutama pada karat 24‑22 K. |
| Kebijakan Pemerintah (Pajak Emas, Impor, dan Penjualan) | Perubahan tarif bea masuk atau pajak penjualan dapat mengubah margin dan mengakibatkan penyesuaian harga di semua level karat. |
| Event Musiman (Lebaran, Tahun Baru, Festival Perhiasan) | Permintaan biasanya melonjak 8‑12 % pada periode ini, yang dapat menstabilkan atau bahkan menaikkan harga walaupun spot tetap turun. |
| Sentimen Investasi Global | Ketika pasar saham global bergejolak, emas biasanya menjadi “safe haven”, yang dapat meningkatkan permintaan fisik dan menekan harga turun. |
6. Rekomendasi Praktis
- Pantau Harga Spot Emas secara real‑time (mis. Bloomberg, Kitco) setidaknya sekali per hari kerja.
- Gunakan Aplikasi Perbandingan Harga (seperti investor.id atau GoldPrice.co.id) untuk mengecek perubahan harian pada masing‑masing vendor.
- Tentukan Tujuan Pembelian:
- Jika tujuan utama adalah estetika & status → pilih karat 24‑22 K di Raja Emas atau Laku Emas.
- Jika tujuan utama adalah nilai berat dan investasi jangka panjang → pertimbangkan karat 20‑22 K di Hartadinata.
- Negosiasikan Diskon atau Bonus (mis. “free polishing”, “certificate keaslian”) pada pembelian bulk, terutama di Hartadinata yang cenderung lebih fleksibel dengan margin.
- Pertimbangkan Penyimpanan: emas perhiasan membutuhkan penjagaan khusus (asuransi, safe deposit box). Perhitungkan biaya tambahan ini dalam keputusan akhir.
7. Kesimpulan
- Hartadinata Abadi menunjukkan penurunan harga yang signifikan pada mayoritas karat menengah‑rendah, menandakan strategi “price‑cut” untuk meraih volume penjualan ritel.
- Raja Emas Indonesia dan Laku Emas memperlihatkan stabilitas atau kenaikan tipis pada karat tinggi, menegaskan posisi mereka sebagai penyedia emas perhiasan premium dengan margin lebih tinggi.
- Bagi pembeli, pilihan vendor harus disesuaikan dengan kebutuhan (budget vs. karat, tujuan estetika vs. investasi).
- Untuk investor, ada peluang “arbitrase” kecil: membeli di Hartadinata pada karat 20‑22 K yang lebih murah, lalu menjual atau menukar ke karat tinggi di pasar premium bila permintaan naik.
- Ke depan, faktor makro (kurs USD/IDR, harga spot internasional, dan musim permintaan) akan menjadi penentu utama arah pergerakan harga. Memantau indikator‑indikator tersebut secara rutin akan membantu mengambil keputusan yang lebih akurat dan mengoptimalkan nilai transaksi emas perhiasan.
Semoga analisis ini membantu Anda dalam menentukan langkah selanjutnya, baik sebagai konsumen yang mencari penawaran terbaik, maupun sebagai investor yang ingin memaksimalkan profit dari pasar emas perhiasan.