Stabilnya Harga Emas Perhiasan di Indonesia pada 22 Februari 2026: Analisis Perbandingan Penjual, Faktor Penggerak, dan Implikasi Bagi Pembeli serta Investor

Oleh: Admin | Dipublikasikan: 22 February 2026

1. Ringkasan Data Harga (22 Feb 2026)

Penjual Karat Harga per gram (Rp) Catatan
Raja Emas Indonesia 24 2 520 000 Stabil
23 2 245 000 Stabil
12 1 167 000 Stabil
Hartadinata Abadi 22 2 779 000 Stabil
20 2 725 000 Stabil
17 2 429 000 Stabil
16 2 294 000 Stabil
9 1 538 000 Stabil
8 1 417 000 Stabil
6 1 215 000 Stabil
Laku Emas (CMK Group) 24 2 586 000 Stabil
23 2 247 000 Stabil
22 2 148 000 Stabil
12 1 166 000 Stabil

Catatan: “Stabil” mengindikasikan tidak ada perubahan signifikan dibandingkan harga pada hari‑hari sebelumnya (biasanya 1‑3 hari).


2. Perbandingan Harga Antara Penjual

Karat Raja Emas (Rp) Hartadinata (Rp) Laku Emas (Rp) Selisih Terbesar
24 2 520 000 2 586 000 Laku Emas lebih ~ 66 rb
22 2 146 000 2 779 000 2 148 000 Hartadinata lebih ~ 633 rb
20 1 951 000 2 725 000 1 955 000 Hartadinata lebih ~ 774 rb
17 1 657 000 2 429 000 1 657 000 Hartadinata lebih ~ 772 rb
12 1 167 000 1 166 000 Selisih ~ 1 rb (hampir sama)

Observasi utama

  1. Hartadinata Abadi memberikan harga premium yang signifikan pada karat tinggi (22‑20‑17) dibandingkan kedua pesaing. Hal ini biasanya mencerminkan kualitas pengolahan, sertifikasi, atau layanan purna jual (mis. garansi keaslian, desain eksklusif).
  2. Laku Emas menawar harga sedikit lebih tinggi pada 24 karat, sementara pada karat menengah ke bawah harganya hampir identik dengan Raja Emas.
  3. Untuk karat ≤ 14, ketiga penjual hampir sepakat pada satu harga (selisih maksimal ± 2 rb), menandakan komoditas yang sangat likuid di segmen tersebut.

3. Faktor‑Faktor yang Menyebabkan “Stabilitas” Harga

Faktor Penjelasan Dampak pada Harga Emas Perhiasan
Harga Spot Emas Global Pada akhir Februari 2026, harga spot emas (USD/oz) berfluktuasi di kisaran US$ 1 985 – 2 005 per troy ounce (≈ USD 63,5 – 64 per gram). Pergerakan harian sangat kecil (< 0,5 %). Karena perhiasan didasarkan pada harga spot + margin, fluktuasi kecil tidak menimbulkan perubahan signifikan pada harga retail.
Kurs Rupiah (IDR/USD) Kurs USD/IDR stabil di kisaran 15 200 – 15 300 selama minggu pertama Februari. Kebijakan moneter Bank Indonesia menahan depresiasi dengan intervensi pasar terbuka. Stabilitas nilai tukar menahan tekanan inflasi pada harga import (bahan baku, mesin).
Kebijakan Pajak & Bea Masuk PPN 11 % tetap, tidak ada kembali atau penambahan bea masuk pada logam mulia. Pemerintah belum mengimplementasikan “luxury tax” tambahan pada perhiasan emas. Tanpa perubahan tarif, penjual dapat mengandalkan margin yang sudah terstruktur.
Permintaan Musiman Di Indonesia permintaan emas perhiasan biasanya naik menjelang ramadhan, lebaran, Idul Adha, serta musim pernikahan (April‑Mei). Pada akhir Februari belum terjadi lonjakan musiman. Penjual tidak menaikkan harga karena belum ada tekanan permintaan tinggi.
Persediaan Lokal Penambangan dalam negeri (mis. Tambang Grasberg) tetap menghasilkan ≈ 130 ton emas per tahun, sebagian besar dialirkan ke pasar spot internasional. Persediaan di galangan perhiasan cukup untuk memenuhi permintaan domestik. Pasokan yang cukup menjaga harga tetap kompetitif.

4. Implikasi Bagi Pembeli (Konsumen)

Aspek Dampak Rekomendasi
Timing Pembelian Karena harga tidak bergerak signifikan, tidak ada “window” diskon mendadak. – Jika tidak terburu‑buru, beli sekarang sambil memanfaatkan promosi penjual (bonus potongan, voucher).
– Jika mengantisipasi kenaikan harga pada musim lebaran (April‑Mei), pertimbangkan pembelian awal.
Kualitas vs Harga Hartadinata menawarkan harga premium pada karat tinggi, yang kemungkinan termasuk sertifikasi 999,9, desain eksklusif, dan layanan after‑sales. – Untuk perhiasan penting (cincin kawin, warisan), pilih Hartadinata untuk jaminan keaslian.
– Untuk perhiasan fashion atau investasi jangka pendek, Raja Emas atau Laku Emas sudah cukup.
Diversifikasi Investasi Emas perhiasan memiliki nilai intrinsik plus nilai estetika; namun likuiditasnya lebih rendah dibandingkan tabungan emas digital atau sertifikat. – Pertimbangkan alokasi: 60 % dalam emas fisik (batangan/coins), 30 % dalam perhiasan (karat ≥ 22), 10 % dalam instrumen keuangan (ETF gold).
Biaya Tambahan Biaya koreksi, sertifikat, pajak, serta ongkos pembuatan (jika custom) dapat menambah 3‑5 % pada harga jual. – Mintalah rincian biaya secara tertulis sebelum transaksi.
– Bandingkan dengan toko online yang kadang menawarkan diskon 5‑10 % karena volume penjualan tinggi.
Keamanan & Penyimpanan Perhiasan mudah disembunyikan, tapi risiko pencurian masih ada. – Simpan di brankas bank atau safe deposit box, terutama untuk logam berkarat tinggi (> 22 karat).

5. Implikasi Bagi Investor (Harga Spot & Arbitrase)

  1. Margin Kotor Penjual

    • Pada 22 karat, margin rata‑rata = (Harga Penjual – Harga Spot). Dengan spot ≈ Rp 64 000 per gram, margin Raja Emas ≈ Rp 1 482 000, Hartadinata ≈ Rp 2 115 000, Laku Emas ≈ Rp 1 484 000.
    • Margin Hartadinata jauh lebih tinggi, menunjukkan value‑added service (sertifikasi, branding). Investor yang mengincar arbitrase “retail‑to‑wholesale” harus menilai apakah premium tersebut dapat di‑offset dengan penjualan kembali di pasar sekunder (mis. pasar perhiasan bekas, lelang online).
  2. Strategi Hedging

    • Karena harga perhiasan relatif lag dari spot, investor dapat hedge eksposur emas dengan kontrak futures atau ETF. Bila spot naik 2 % dalam 2‑3 bulan menjelang lebaran, penjual kemungkinan akan menaikkan margin, sehingga ROI perhiasan meningkat.
  3. Peluang Ekspor‑Impor

    • Pemerintah Indonesia mendorong ekspor produk perhiasan premium ke pasar Timur Tengah & Asia Tenggara. Penjual yang memiliki sertifikat SNI & Hallmark (Hartadinata) berada pada posisi lebih baik untuk memperoleh insentif ekspor, yang dapat menurunkan harga domestik dalam jangka menengah.

6. Outlook Pasar Emas Perhiasan (Kuartal 2‑3 2026)

Faktor Proyeksi Dampak
Harga Spot Emas Diharapkan naik 1‑2 % setelah rilis data inflasi AS pada akhir Maret (perkiraan CPI +0,4 %). Margin penjual dapat naik, terutama pada karat tinggi.
Musim Lebaran & Idul Adha Permintaan konsumen naik 12‑15 % dibandingkan bulan non‑musiman. Penjual kemungkinan meningkatkan harga 3‑5 % pada karat ≥ 22.
Kebijakan Fiskal Pemerintah menimbang penambahan bea cukai pada barang mewah (ekspansi 2 % pada Emas > 22 karat). Jika disahkan, harga perhiasan premium dapat melambat atau naik lebih tajam.
Inovasi Digital Platform e‑commerce perhiasan (mis. Tokopedia Gold, Shopee Sparkle) meluncurkan program “Gold Futures for Retail”. Potensi diskon 5‑8 % untuk pembelian via platform, meningkatkan kompetisi harga.
Kurs Rupiah Prediksi stabilitas bila Bank Indonesia tetap intervensi pada level 15 200‑15 400. Mempertahankan harga import; tidak ada tekanan depresiasi pada harga perhiasan.

Kesimpulan Outlook:
Jika tidak ada guncangan eksternal (mis. krisis geopolitik, kebijakan moneter AS yang keras), harga emas perhiasan diperkirakan tetap stabil hingga akhir Q2, lalu mengalami kenaikan moderat 3‑6 % menjelang musim lebaran karena kombinasi demand boost dan kemungkinan penyesuaian bea cukai.


7. Rekomendasi Praktis (Untuk Konsumen & Investor)

  1. Lakukan Benchmark Harga – Bandingkan ketiga penjual serta platform online sebelum memutuskan. Gunakan tabel perbandingan di atas sebagai referensi cepat.
  2. Verifikasi Keaslian – Pilih penjual yang menyediakan sertifikat Hallmark atau sertifikat PT. Logam Mulia. Hartadinata, dengan harga premium, biasanya masuk dalam kategori ini.
  3. Pertimbangkan Waktu Pembelian
    • Jika tujuan utama adalah estetika/fashion: Beli kapan saja, karena selisih harga di bawah 2 % pada karat ≤ 14.
    • Jika tujuan investasi / nilai simpan: Beli sebelum musim lebaran (April‑Mei) untuk memanfaatkan harga sebelum naik.
  4. Manfaatkan Promo/Cashback – Banyak toko perhiasan yang memberikan voucher belanja, cashback bank, atau diskon perakitan pada akhir bulan. Ini dapat menurunkan effective cost hingga 5‑7 %.
  5. Amankan dan Asuransikan – Simpan perhiasan dalam brankas bank dan daftarkan pada asuransi barang berharga. Nilai pertanggungan biasanya 80‑90 % dari nilai jual.
  6. Diversifikasi Portofolio Emas – Jangan menempatkan seluruh alokasi emas pada satu jenis (hanya perhiasan). Campur dengan batangan (999,9), koin, dan gold ETF untuk meningkatkan likuiditas.
  7. Pantau Kebijakan Fiskal – Ikuti berita tentang PPN, bea masuk, atau luxury tax melalui portal resmi Kementerian Keuangan. Kebijakan baru dapat mengubah margin penjual secara tiba‑tiba.

8. Penutup

Harga emas perhiasan pada 22 Februari 2026 menunjukkan stabilitas yang cukup kuat di tiga pemain utama pasar Indonesia. Perbedaan harga antar‑penjual terletak pada segmentasi nilai tambah (sertifikasi, desain, layanan purna jual) daripada faktor pasar yang mendasar.

Bagi konsumen, kondisi saat ini memungkinkan pembelian tanpa risiko volatilitas tinggi, namun tetap penting untuk menilai tujuan (estetika vs investasi) dan memanfaatkan promosi musiman. Bagi investor, margin yang cukup lebar pada karat tinggi (terutama di Hartadinata) memberi peluang arbitrase atau strategi hedging bila harga spot emas naik tajam menjelang periode permintaan puncak.

Kunci keberhasilan di pasar emas perhiasan adalah informasi yang up‑to‑date, perbandingan harga, dan pemahaman akan faktor makro‑ekonomi yang memengaruhi nilai logam mulia. Mengikuti rekomendasi di atas akan membantu pembeli maupun investor mengambil keputusan yang lebih terinformasi dan mengoptimalkan nilai uang mereka di tengah pasar yang selalu berubah.