IHSG Berpotensi Menguat Menuju 6.280: Investor Wajib Cermati Saham Unggulan!
IHSG Berpotensi Menguat Menuju 6.280: Investor Wajib Cermati Saham Unggulan!
Jakarta, 20 Juli 2026 – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin, 20 Juli 2026. Optimisme ini muncul setelah IHSG berhasil ditutup menguat 1,1% di level 6.175,5 pada Jumat, 17 Juli 2026, mencatatkan kenaikan mingguan sebesar 4,2%. Rupiah juga menunjukkan performa positif, ditutup menguat 0,36% di level Rp 17.921 per dolar AS di pasar spot.
Phintraco Sekuritas, dalam ulasannya, memperkirakan IHSG berpeluang menguji level 6.225-6.280 pada pekan depan. Prediksi ini didukung oleh analisis teknikal pada weekly chart yang menunjukkan IHSG ditutup di atas MA5 dan MA10 weekly. Histogram negatif MACD weekly juga menyempit, berpotensi membentuk Golden Cross, seiring dengan Stochastic RSI yang cenderung menguat di area pivot.
Senada, MNC Sekuritas juga memproyeksikan IHSG akan menguat dan berpeluang menguji level 6.200-6.212. Untuk level support atau area koreksi, MNC Sekuritas menyebutkan kisaran 6.088 – 6.122. Kedua analis sepakat bahwa sentimen positif dari data indikator ekonomi domestik, seperti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia mengenai kebijakan moneter, pertumbuhan kredit, dan M2 Money Supply, akan menjadi katalis utama pergerakan pasar di pekan depan.
Dalam menghadapi potensi penguatan ini, MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham untuk trading pada Senin, 20 Juli 2026. Emiten-emiten yang patut dicermati antara lain adalah ADRO (Adaro Energy), ESSA (Surya Esa Perkasa), ITMG (Indo Tambangraya Megah), dan SRTG (Saratoga Investama Sedaya). Investor disarankan untuk melakukan analisis lebih lanjut dan menyesuaikan strategi investasi dengan profil risiko masing-masing.
Kinerja pasar yang positif ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang terus membaik. Namun, tetap penting bagi investor untuk selalu memantau perkembangan pasar dan berita terbaru agar dapat mengambil keputusan investasi yang tepat dan adaptif.