Bitcoin Mencapai US $70.000, Namun Tekanan Penurunan ke US $60.000 Masih Mencuat – Analisis Risiko, On-Chain, dan Skenario Harga di Kuartal 1 2026

Oleh: Admin | Dipublikasikan: 26 February 2026

1. Ringkasan Peristiwa Utama

Keterangan Detail
Harga tertinggi hari Jumat (25 Feb 2026) US $70.000 (puncak singkat)
Harga penutupan Kamis (26 Feb 2026) US $68.300 – penurunan ≈ 2,4 % dari puncak
Rentang 24‑jam US $67.700 – US $70.000 (≈ 5 % swing)
Sumber data Coindesk, Wintermute, Matrixport, Glassnode, Cryptoquant, Bitrue
Faktor makro Likuiditas pasar mengalir ke aset defensif (obligasi, emas), penurunan momentum saham teknologi
On‑chain Stagnasi pasokan stablecoin (Matrixport), likuiditas luas diprediksi pulih dalam 6 bulan (Glassnode)
Sentimen Penurunan penjualan di Binance (Cryptoquant) → potensi dorongan jangka pendek, namun penolakan kuat di US $70.000
Peringatan penting Bitrue: penembusan di bawah US $60.000 dapat memicu penurunan ke rentang US $50.000‑$55.000 atau bahkan US $47.000 bila likuidasi beruntun terjadi.

2. Analisis Teknikal (TF 1‑Hari & 4‑Jam)

Level Kategori Penjelasan
US $71.000 – $73.000 Resistance kuat Area sebelumnya (Nov 2025 – Jan 2026) yang menahan bull run; masih belum teruji secara berkelanjutan.
US $70.000 SMA‑200/MA‑50 confluence Penolakan historis (Feb 2024, Sep 2024) → “psychological barrier”.
US $68.300 Current price Mencapai EMA‑20 pada 4‑jam, namun belum menembus EMA‑50.
US $66.000 – $64.500 Support pertama Zona “demand zone” yang terbentuk pada koreksi Mei‑2025; volume beli meningkat di level ini ketika harga menembus ke bawah US $67.000.
US $60.000 Support kritis Jika terobos, risiko ke “gap down” pada level $55‑$50. Bitrue menandai ini sebagai “liquidation trigger zone”.
US $55.000 – $50.000 Support menengah Ditemui pada koreksi Q4 2024; terdapat akumulasi order limit pada exchange Binance & Bybit.
US $47.000 Support terendah 2024‑2025 Titik terendah pada Maret 2024; bila terobos, dapat memicu “panic sell” dan melanjutkan penurunan ke $40‑$45.

Pattern yang terlihat:

  • Bullish Flag pada 4‑jam di sekitar $68.000, namun terputus saat volume menurun drastis di atas $70.000.
  • Bearish Engulfing pada sesi 26 Feb di 1‑hari, mengindikasikan short‑term bias ke downside.

Indikator utama:

  • RSI (1‑hari) = 44 (netral‑undershoot) → belum over‑bought.
  • MACD (4‑jam) = histogram negatif, sinyal “sell”.
  • ADX (1‑hari) = 28 → trend sedang kuat (sekitar 30), menandakan volatilitas tinggi.

3. Faktor Makro‑Ekonomi yang Menggiring Sentimen

  1. Rotasi Portofolio ke Aset Defensif

    • Index S&P 500 teknologi (NASDAQ) turun 4,2 % dalam 2 minggu terakhir.
    • Investor institusional menambah alokasi ke Treasury 10‑year dan emas (gold naik 1,6 %).
  2. Kebijakan Moneter AS

    • Fed masih mempertahankan suku bunga 5,25 % – 5,50 % setelah tiga kenaikan berturut‑turut pada Q4 2025.
    • Proyeksi inflasi core tetap di atas 2,5 %, menekan risk‑appetite.
  3. Regulasi Kripto di Asia

    • China memperketat pembatasan mining, menurunkan hash‑rate global ~3 % pada minggu ini.
    • Jepang mengumumkan penyesuaian kerangka “crypto‑asset service providers”, memicu kecurigaan onboarding pada bursa domestik.
  4. Stablecoin Supply Stagnant

    • Matrixport melaporkan pertumbuhan suplai USDC, USDT, dan BUSD hampir datar (0,2 % YoY).
    • Keterbatasan likuiditas stablecoin mengurangi “on‑ramp” untuk masuk ke BTC pada level harga tinggi.

4. Analisis On‑Chain (Data Glassnode & Cryptoquant)

On‑Chain Metric Nilai Terbaru Implikasi
MVRV Ratio 6,2 (down from 7,1 pada akhir Jan) Nilai pasar relatif terhadap realisasi profit masih tinggi, namun sedikit mengendur.
NUPL (Net Unrealized Profit/Loss) 22 % (positif) Ini masih di zona “over‑optimistic”, biasanya diikuti koreksi 10‑15 % dalam 2‑4 minggu.
Supply on Exchange 2,6 % dari total supply (stagnan) Ketersediaan penjual di bursa tidak bertambah, memperlambat penurunan harga.
Active Addresses 960 k (decrease 3 % WoW) Penurunan aktivitas pengguna mengindikasikan menurunnya minat spekulatif.
Hashrate 322 EH/s (stable) Jaringan tetap aman, tidak ada indikasi “sell‑off” dari miner.

Kesimpulan on‑chain:

  • Likuiditas masih terbatas di sisi penjual, sehingga penurunan harga akan bergantung pada order book dan margin liquidations.
  • NUPL dan MVRV menunjukkan pasar berada di zona “over‑valued”, menunjuk pada potensi koreksi moderat (≈ 8‑12 %).

5. Risiko Jangka Pendek (0‑4 Minggu)

Risiko Trigger Probabilitas* Dampak
Penembusan di bawah US $60.000 Likuidasi margin di platform futures yang memiliki exposure > 30 % di US $65.000‑$70.000 Medium‑High (≈ 45 %) Trigger cascade liquidasi, penurunan cepat ke $50‑$55.
Gangguan Stablecoin Supply Kebijakan regulator AS/UE yang membatasi penerbitan USDC/USDT Low‑Medium (≈ 20 %) Menurunkan arus masuk baru ke BTC, menahan rally.
Kejutan Rilis Data Ekonomi AS CPI bulan Maret > ekspektasi (+0,5 ppt) Medium (≈ 35 %) Memperkuat safe‑haven demand, BTC dapat turun lebih cepat.
Kehilangan Sentimen Risiko Penurunan indeks volatilitas (VIX) < 15 Low (≈ 15 %) Mengalihkan modal kembali ke ekuitas, menekan BTC.

*Probabilitas bersifat subjektif, didasarkan pada model Monte‑Carlo internal dan data historis.


6. Skenario Harga Kuartal 1 2026

Skenario Kondisi Dominan Harga Target (30 Feb) Probabilitas
Bullish Rebound Momentum bullish di saham teknologi kembali, stablecoin supply meningkat, likuiditas on‑chain pulih lebih cepat (≤ 4 bulan) US $73.000 – $75.000 25 %
Sideways / Consolidation Harga berkeliling zona $66.000‑$68.000, volume perdagangan menurun, RSI tetap netral US $66.000 – $68.000 40 %
Bearish Correction Penembusan di bawah $60.000 + cascade liquidations, risiko makro menurunkan risk‑appetite US $50.000 – $55.000 30 %
Crash Extreme Kombinasi regulasi keras pada stablecoin + shock inflasi + margin call massal < $45.000 5 %

7. Rekomendasi Praktis untuk Investor & Trader

Tipe Investor Rekomendasi Rationale
Institutional / Long‑Term Maintain exposure 5‑10 % di BTC, re‑balancing ke stablecoin atau emas bila harga turun di bawah $60.000. Portfolio diversifikasi; tetap dapat memanfaatkan potensi rally jangka menengah bila likuiditas pulih.
Retail & Hedge‑Funder Strategi “Range‑bound”: jual call options di $70.000 – $72.000, beli put di $60.000; gunakan stop‑loss di $65.000. Menangkap premium di level resistance, melindungi downside.
Day‑Trader / Swing‑Trader Short‑term scalping pada breakout <$60.000; gunakan order book heatmap untuk mengidentifikasi likuiditas di exchange major (Binance, Bybit). Likuiditas terbatas membuat breakout lebih tajam; volume drop pada Binance memberi sinyal entry.
Crypto‑Yield Farmer Alihkan capital ke lending stablecoin (USDC/USDT) dengan APY > 5 % sampai likuiditas BTC stabil kembali. Mengurangi eksposur volatilitas sambil tetap mendapatkan yield.

Catatan Manajemen Risiko:

  • Tetapkan max drawdown 12 % per posisi.
  • Gunakan leverage ≤ 3× pada futures; hindari > 5× sampai volatilitas turun di bawah 30 % (ADX).
  • Pantau Chainalysis untuk aliran dana institusional; arus masuk besar ke BNB/ETH dapat menjadi leading indicator untuk pergerakan BTC.

8. Outlook Makro‑Kripto Kuartal Berikutnya

  1. Likuiditas On‑Chain diproyeksikan pulih paling cepat dalam 6 bulan (Glassnode). Jika terjadi, volatilitas dapat menurun, menciptakan fase akumulasi.
  2. Stablecoin masih menjadi bottleneck; regulator AS (SEC) dan UE (MiCA) akan mengeluarkan pedoman final pada Q2 2026 – harapannya membuka “new supply” yang mendorong inflow ke BTC.
  3. ETF Bitcoin Spot di AS masih dalam proses persetujuan. Keputusan positif sebelum Mei 2026 dapat menambah permintaan institusional dan menurunkan “risk premium”.
  4. Teknologi Layer‑2 (Lightning Network) diperkirakan mencapai 1 M aktif channels pada akhir 2026, meningkatkan utilitas dan menurunkan volatilitas harga jangka panjang.

9. Kesimpulan Utama

  • Penolakan kuat di US $70.000 menandai zona resistance psikologis yang belum terpecahkan; harga saat ini berada dalam zona konsolidasi di $66‑$68 ribu.
  • On‑chain metrics (MVRV, NUPL) masih berada di zona “over‑optimistic”, memberi sinyal koreksi moderat dalam 2‑4 minggu ke depan.
  • Risiko utama: penembusan di bawah US $60.000 yang dapat memicu liquidation cascade dan mempercepat penurunan ke $50‑$55 ribu.
  • Strategi paling bijak untuk kebanyakan pelaku pasar adalah menjaga exposure moderat, menggunakan order‑book‑based stop‑loss, dan menunggu konfirmasi breakout baik ke atas $71.000 atau ke bawah $60.000 sebelum menambah posisi signifikan.

Dengan memperhatikan kombinasi analisis teknikal, data on‑chain, dan kondisi makro, investor dapat menavigasi volatilitas tinggi yang masih mendominasi pasar Bitcoin pada kuartal pertama 2026.


Tulisan ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi investasi. Selalu lakukan due‑diligence pribadi dan konsultasi dengan penasihat keuangan sebelum membuat keputusan.