Harga Minyak Anjlok 8% dalam Sepekan, Tertekan Rencana OPEC+
Oleh: Admin |
Dipublikasikan: 4 October 2025
Judul:
“Mundur 8 % dalam Seminggu: Harga Minyak Tertekan oleh Rencana Produksi OPEC+ dan Faktor Geopolitik”
Tanggapan Panjang
1. Gambaran Umum Pasar Saat Ini
Pada akhir pekan 3 Oktober 2025, Brent dan WTI masing‑masing naik tipis 0,7 % pada sesi perdagangan Jumat, namun penurunan mingguan mencatat penurunan terbesar dalam tiga bulan terakhir: Brent –8,1 % dan WTI –7,4 %. Penurunan tersebut menandai pergeseran sentimen pasar dari “bullish” yang berlangsung sejak awal tahun menjadi “bearish” yang dipicu oleh ekspektasi kenaikan pasokan dari blok produsen utama, OPEC+.
2. Penyebab Penurunan: Kombinasi Faktor Penawaran dan Permintaan
| Faktor | Dampak | Penjelasan |
|---|---|---|
| Rencana peningkatan produksi OPEC+ | Penurunan harga | Delapan negara anggota OPEC+ diproyeksikan mengumumkan kenaikan kuota produksi pada pertemuan Minggu depan. Arab Saudi berambisi mengambil kembali pangsa pasar, sementara Rusia mengusulkan kenaikan yang lebih moderat. Pasokan tambahan sebanyak 400‑500 rb/d dapat mengimbangi permintaan yang melambat. |
| Kembalinya aliran minyak Irak–Kurdistan | Tekanan jual | Setelah 2,5 tahun terhenti, alur pipa ke Turki kembali beroperasi, menambah volume ekspor Irak sekitar 400 rb bbl/hari ke pasar barat. |
| Geopolitik (negosiasi Hamas‑Trump) | Sentimen ketidakpastian | Meskipun negosiasi damai di Timur Tengah berpotensi menur |