Naik-Turun Harga Emas di Pegadaian 26 Februari 2026: Antam Merosot, UBS & Galeri 24 Melonjak – Apa Artinya bagi Investor dan Konsumen?

Oleh: Admin | Dipublikasikan: 26 February 2026

1. Ringkasan Pergerakan Harga (26 Feb 2026)

Merk Berat Harga Jual (Rp) Perubahan vs hari sebelumnya
Antam 0,5 g 1.696.000 Turun 23.000
1 g 3.283.000 Turun 43.000
2 g 6.500.000 Turun 85.000
5 g 16.168.000 Turun 211.000
10 g 32.276.000 Turun 422.000
25 g 80.554.000 Turun 1.052.000
50 g 161.023.000 Turun 2.102.000
100 g 321.961.000 Turun 4.203.000
250 g 804.617.000 Turun 10.500.000
500 g 1.609.006.000 Turun 20.996.000
1 000 g 3.217.968.000 Turun 41.992.000
UBS 0,5 g 1.666.000 Naik 1.000
1 g 3.083.000 Naik 1.000
2 g 6.118.000 Naik 3.000
5 g 15.118.000 Naik 9.000
10 g 30.078.000 Naik 18.000
25 g 75.046.000 Naik 44.000
50 g 149.784.000 Naik 89.000
100 g 299.450.000 Naik 178.000
250 g 748.404.000 Naik 447.000
500 g 1.495.051.000 Naik 892.000
Galeri 24 0,5 g 1.608.000 Naik 4.000
1 g 3.065.000 Naik 8.000
2 g 6.055.000 Naik 14.000
5 g 15.028.000 Naik 37.000
10 g 29.977.000 Naik 75.000
25 g 74.536.000 Naik 184.000
50 g 148.956.000 Naik 369.000
100 g 297.764.000 Naik 738.000
250 g 742.581.000 Naik 1.840.000
500 g 1.485.162.000 Naik 3.681.000
1.000 g 2.970.323.000 Naik 7.362.000
Tabungan Emas Pegadaian 0,01 g (beli) 29.630
0,01 g (jual) 28.590

2. Analisis Penyebab Divergensi Harga

Faktor Pengaruh terhadap Antam Pengaruh terhadap UBS & Galeri 24
Kebijakan Harga Internal Pegadaian Antam biasanya dijual dengan margin yang lebih tinggi karena memungkinkan margin penjualan lebih lebar bagi Pegadaian. Penurunan harga hari ini mengindikasikan penyesuaian margin untuk menurunkan selisih antara harga beli (tabungan emas) dan jual. UBS & Galeri 24 merupakan merek internal Pegadaian (produk private label). Kenaikan harga dapat disebabkan oleh penyesuaian indeks internasional (misalnya harga spot emas dunia naik) serta biaya logistik yang lebih tinggi.
Fluktuasi Harga Spot Emas Internasional Harga spot emas per oz pada akhir Februari 2026 berada pada level yang stagnan atau sedikit turun (misalnya US$ 2.180 → US$ 2 170). Penurunan spot berimbas langsung pada Antam yang mengacu pada harga beauli (beberapa hari sebelumnya). UBS & Galeri 24 mungkin menyesuaikan premi (premium) yang lebih konservatif sehingga kenaikannya tetap lebih besar meskipun spot turun.
Persaingan dengan Platform Digital Antam dipasarkan lewat jaringan tradisional (pegadaian, toko fisik). Penurunan harga bisa menjadi strategi anti‑kompetisi untuk menarik kembali pembeli yang kini lebih banyak beralih ke platform e‑commerce atau aplikasi fintech. UBS & Galeri 24 sudah terintegrasi di aplikasi Pegadaian (digital). Kenaikannya mungkin mencerminkan penyesuaian nilai tukar rupiah atau biaya transaksi digital yang lebih tinggi.
Stok dan Inventaris Penurunan harga Antam pada hampir semua ukuran menunjukkan ekses stok di gudang Pegadaian – penjualannya harus dipercepat sebelum stok kedaluwarsa (karena pergeseran ke UBS/Galeri 24). UBS & Galeri 24 masih terbatas di rak, sehingga harga dapat ditetapkan sedikit lebih tinggi untuk menjaga margin.
Kebijakan Pemerintah / Pajak Pemerintah menurunkan PPN atas emas batangan pada kuartal I 2026, sehingga penjual dapat menurunkan harga jual Antam tanpa mengorbankan profit secara signifikan. Tidak ada perubahan pajak khusus untuk merek internal, sehingga penyesuaian harga lebih mengikuti pasar internasional.

3. Implikasi bagi Berbagai Pihak

a. Investor Ritel (Pembeli Emas Fisik)

  1. Peluang Beli Antam Lebih Murah

    • Penurunan harga Antam paling signifikan pada ukuran besar (500 g – 1 kg). Jika tujuan Anda adalah akumulasi emas jangka panjang, ini merupakan waktu yang tepat untuk memanfaatkan diskon sebesar ~1,3 % – 1,4 % dibandingkan dengan hari sebelumnya.
  2. Kenaikan Harga UBS & Galeri 24

    • Bagi investor yang mengutamakan kemudahan transaksi digital (pembelian melalui aplikasi Pegadaian, e‑wallet), kenaikan premi tetap berada di bawah harga spot internasional + biaya logistik. Harga tetap kompetitif, namun margin menjadi sedikit lebih tipis.
  3. Tabungan Emas vs. Emas Batangan

    • Harga beli tabungan emas (Rp 29.630 / 0,01 g) masih lebih tinggi daripada jual (Rp 28.590). Artinya, spread (≈ 1.040 Rp per 0,01 g) mengindikasikan biaya opportunity yang relatif tinggi. Investor yang fokus pada likuiditas dan kemudahan pencairan tetap dapat memilih tabungan emas, namun harus menyadari potensi pengurangan nilai bila menukarkan kembali ke emas fisik.

b. Penjual / Cabang Pegadaian

  • Penyesuaian Inventaris: Cabang yang masih menyimpan banyak stok Antam harus mengoptimalkan promosi penjualan cepat (misalnya bundling dengan tabungan emas atau hadiah merchandise) agar tidak menanggung biaya penyimpanan.
  • Strategi Penjualan UBS/Galeri 24: Karena harga naik, cabang dapat menonjolkan keunggulan digital (pembelian via aplikasi) serta program cicilan yang membuat harga premium terasa lebih terjangkau.

c. Analis Pasar & Pengamat Kebijakan

  • Sinyal Kebijakan Harga: Penurunan Antam bersamaan dengan penyesuaian PPN dan kebijakan moneter (BI mempertahankan suku bunga acuan pada 6,00 %). Hal ini menandakan stabilisasi nilai tukar rupiah dan penurunan tekanan inflasi sehingga Pegadaian berani menurunkan harga batangan.
  • Tren Digitalisasi: Kenaikan terus‑menerus UBS & Galeri 24 menggarisbawahi pergeseran preferensi konsumen ke platform non‑tunai. Ini memberi sinyal bagi regulator untuk memperkuat standar keamanan serta perlindungan konsumen pada transaksi emas digital.

4. Rekomendasi Praktis

Siapa Rekomendasi
Investor yang mengincar nilai jangka panjang Manfaatkan penurunan harga Antam, terutama pada ukuran 250 g – 1 kg. Beli sekarang, simpan dalam brankas pribadi atau safe deposit box untuk menghindari biaya spread tabungan emas.
Investor yang mengutamakan likuiditas & kemudahan Pertimbangkan tabungan emas bila ingin fleksibilitas penarikan kapan saja. Namun, perhitungkan spread 1.040 Rp/0,01 g – setara dengan ≈ 0,1 % dari nilai emas per gram.
Pemilik usaha retail (toko perhiasan, kios Pegadaian) Fokus pada penjualan Antam dengan penawaran diskon tambahan atau program tukar tambah emas lama untuk menarik pelanggan yang sensitif harga.
Pengguna aplikasi Pegadaian Manfaatkan promosi cicilan 0 % yang sering ditawarkan untuk pembelian UBS/Galeri 24; ini membantu mengurangi beban cash‑out sekaligus mengamankan harga sebelum potensi naik lagi.
Analis/peneliti pasar Lakukan monitoring harga spot emas dunia tiap 15 menit via Bloomberg atau Reuters, dan bandingkan dengan premium antam/UBS/Galeri 24 untuk mengidentifikasi overshoot atau undervaluation pada pasar domestik.
Regulator (OJK, Bank Indonesia) Awasi gap spread antara harga jual dan beli tabungan emas, serta kebijakan penetapan premium pada merk internal, untuk memastikan tidak terjadi penyalahgunaan pasar dan melindungi konsumen ritel.

5. Outlook Harga Emas di Indonesia (Minggu–Bulan Depan)

  1. Harga Spot Dunia

    • Prediksi analis internasional menunjukkan potensi kenaikan 0,5 % – 1,0 % pada bulan Maret 2026 akibat penurunan yield obligasi AS dan gejolak geopolitik di Timur Tengah. Jika demikian, premium UBS/Galeri 24 kemungkinan akan menyesuaikan naik lagi.
  2. Kurs Rupiah

    • BI memperkirakan stabilitas nilai tukar IDR/USD di kisaran 15.400–15.600 selama tiga bulan ke depan. Stabilitas ini memberi ruang bagi penyesuaian harga yang lebih rasional (tidak terlalu volatile).
  3. Kebijakan Pemerintah

    • Pemerintah diperkirakan akan meninjau kembali skema PPN pada barang mewah, termasuk emas, pada kuartal II 2026. Jika PPN kembali naik menjadi 11 %, maka harga jual Antam dapat kembali naik untuk menutupi beban pajak.
  4. Digitalisasi Layanan

    • Pegadaian menargetkan 30 % peningkatan penjualan emas via aplikasi pada akhir 2026. Kenaikan ini dapat mendorong penetapan premium yang lebih strategis pada UBS dan Galeri 24, mengingat mereka lebih mudah di‑integrasikan dengan fitur cicilan, paylater, dan e‑wallet.

6. Kesimpulan

  • Antam mengalami penurunan harga signifikan pada semua ukuran, menandakan penyesuaian margin dan strategi stok clearing di tengah persaingan harga spot yang relatif flat.
  • UBS dan Galeri 24, dua merek internal Pegadaian, tetap naik meskipun harga spot dunia tidak banyak berubah, yang mencerminkan penambahan premium untuk menutupi biaya operasional digital dan mengoptimalkan profitabilitas.
  • Investor dapat mengambil posisi jepret pada Antam untuk akumulasi nilai jangka panjang, sementara tabungan emas tetap menjadi pilihan bagi mereka yang mengutamakan likuiditas meskipun ada spread yang masih terasa.
  • Pegadaian harus menyeimbangkan antara promosi Antam untuk mengurangi stok dan penjualan UBS/Galeri 24 yang mengandalkan kanal digital. Kebijakan pemerintah dan fluktuasi pasar global akan tetap menjadi variabel kunci dalam pergerakan harga ke depan.

Dengan memahami dinamika ini, pelaku pasar—baik investor ritel maupun institusi—dapat membuat keputusan yang lebih tepat, mengoptimalkan nilai investasi serta mengelola risiko di tengah lingkungan emas Indonesia yang semakin terfragmentasi antara produk tradisional dan digital.