Bitcoin Terpuruk di Bawah $68.500: Dampak Data CPI AS, Ekspektasi Penurunan Suku Bunga Fed, dan Dinamika Risiko Makro yang Semakin Selektif
Tanggapan Panjang dan Analisis Mendalam
1. Ringkasan Pergerakan Harga BTC pada 16 Februari 2026
- Harga saat ini: BTC diperdagangkan di kisaran US$ 68.500, turun dari puncak hampir US$ 70.000 yang tercapai pada akhir pekan lalu.
- Volatilitas: Penurunan ini terjadi meski ada dukungan singkat dari data inflasi AS yang lebih lemah (CPI Januari 2,4 % yoy).
- Kisaran perdagangan: BTC berhasil menembus level psikologis $66.800 pada Jumat, namun tidak dapat menahan momentum naik karena likuiditas yang terbatas dan permintaan “selektif”.
2. Faktor Makroekonomi yang Menjadi Penggerak
| Faktor | Data / Fakta | Implikasi Terhadap BTC |
|---|---|---|
| CPI AS (Januari) | 2,4 % yoy (turun dari 2,7 % Desember) | Menurunkan ekspektasi inflasi, memberi ruang bagi Fed untuk memotong suku bunga lebih awal. |
| Yield Treasury 10‑tahun | 4,05 % (terendah sejak Desember) | Menurunnya yield biasanya mengurangi daya tarik aset berbunga, sehingga potensial meningkatkan aliran ke aset risiko seperti BTC. Namun, penurunan tajam juga mencerminkan risk‑off sentiment yang masih kuat. |
| Rilis Data Fed Selanjutnya | Minutes rapat Fed Januari, PCE Core (indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi) | Pasar akan menilai apakah Fed memang siap mengurangi suku bunga 25 bps dua kali tahun ini. Jika data PCE tetap lemah, tekanan bullish pada BTC dapat kembali. |
| Sentimen Risiko | “Selektif” – trader defensif | Membatasi “buy‑the‑dip” secara luas, sehingga penurunan harga tidak menemukan dukungan massal. |
3. Analisis Sentimen Pasar Krisis & “Selective Buying”
Vikram Subburaj, CEO Giottus, menekankan bahwa permintaan selektif menjadi penghalang bagi reli yang berkelanjutan. Beberapa poin penting:
- Risk‑On/Off yang bergantian: Meskipun data CPI memberi harapan penurunan suku bunga, pasar masih dipengaruhi oleh geopolitik (mis. ketegangan di Eropa Timur, kebijakan energi China) yang menahan selera risiko.
- Volume perdagangan yang menurun: Pada batas kunci $70.000, volume BTC tidak menunjukkan likuiditas yang cukup untuk menahan level tersebut.
- Kondisi makro yang saling berlawanan: Yield Treasury menurun (biasanya mendukung aset risiko), namun sekaligus menandakan ketidakpastian kebijakan moneter, yang menciptakan kebingungan di antara trader institusional.
Akibatnya, pembelian “dip” hanya terjadi pada level yang dengan jelas (mis. $68.000‑$68.500), bukan secara spekulatif di seluruh rentang.
4. Hubungan BTC‑Yen dan Implikasi Geopolitik
- Korelasi positif tertinggi antara BTC dan yen selama beberapa bulan terakhir menandakan bahwa kebijakan moneter Jepang dan sentimen safe‑haven secara simultan memengaruhi kedua aset.
- Pandangan Mark Nash (Jupiter Asset Management): Proyeksi apresiasi yen 8‑9 % melawan franc Swiss mengindikasikan ekspektasi strengthening yen yang dapat menarik investor ke aset yang dianggap “crypto‑safe‑haven” seperti BTC.
- Skema skenario:
- Jika yen menguat (mis. karena ekspektasi intervensi BOJ atau flow pelarian aset berisiko ke safe‑haven), BTC dapat menyerap sebagian aliran likuiditas karena trader mencari diversifikasi.
- Jika yen melemah (mis. karena kebijakan ultra‑long term BOJ), BTC dapat kehilangan dukungan karena aliran masuk ke yen terhambat, menambah tekanan jual.
5. Proyeksi Harga BTC untuk 2‑4 Minggu ke Depan
| Skenario | Premis Utama | Target Harga BTC | Probabilitas (perkiraan) |
|---|---|---|---|
| Bullish “Fed Cut” | PCE Core melaporkan inflasi di bawah 2 % dan Fed mengumumkan rencana pemotongan 25 bps pada September | $73.000‑$75.000 | 30 % |
| Neutral “Awaiting Data” | Minutes Fed menunjukkan “cautious optimism”, PCE tetap di kisaran 2,1‑2,2 % | $68.000‑$70.000 | 45 % |
| Bearish “Risk‑Off” | Data ekonomi lain (mis. tenaga kerja AS) lebih lemah, memperkuat safe‑haven yen & dolar kuat menekan risk assets | $64.000‑$66.000 | 25 % |
Catatan: Proyeksi di atas mengasumsikan tidak ada peristiwa geopolitik besar (mis. konflik militer baru atau krisis likuiditas crypto) yang dapat menggeser sentimen secara tiba‑tiba.
6. Rekomendasi Strategi untuk Investor
-
Pendekatan “Selective Accumulation”:
- Beli pada level $66.500‑$68.000 dengan ukuran posisi ≤10 % dari total alokasi crypto.
- Hindari penempatan order pada level $70.000+ sampai ada konfirmasi tambahan (mis. Fed cut atau data PCE yang sangat positif).
-
Hedging dengan Yen atau Stablecoins:
- Karena korelasi positif BTC‑Yen, alokasikan ~5‑8 % portofolio dalam yen (atau token yang dipatok pada yen) untuk melindungi nilai jika yen menguat secara tajam.
-
Manajemen Risiko Ketat:
- Pasang stop‑loss di sekitar $64.000 (≈6 % di bawah harga saat ini) untuk melindungi dari penurunan tajam yang dipicu oleh data ekonomi “risk‑off”.
- Gunakan trailing‑stop ketika BTC melewati $71.000, untuk mengunci profit sambil memberi ruang volatilitas harian.
-
Pantau Kalender Ekonomi:
| Tanggal (2026) | Event | Dampak Potensial |
|---|---|---|
| 19 Feb 2026 | Minutes Fed Januari | Sentimen jangka pendek, arah kebijakan moneter |
| 20 Feb 2026 | PCE Core (Fed) | Sinyal utama inflasi, pengaruh terbesar pada ekspektasi pemotongan suku bunga |
| 28 Feb 2026 | CPI Jepang & keputusan BOJ | Pergerakan yen, implikasi korelasi BTC‑Yen |
| 2 Mar 2026 | Data Non‑Farm Payroll AS | Indikator kekuatan pasar kerja, berdampak pada dolar dan Treasury yields |
7. Kesimpulan
- Bitcoin berada pada titik persimpangan antara harapan penurunan suku bunga Federal Reserve dan tekanan risk‑off yang masih kuat.
- Data CPI AS yang lebih rendah memberikan ruang bagi Fed untuk menurunkan suku bunga, namun ketidakpastian kebijakan (minutes Fed, PCE Core) tetap menahan momentum bullish.
- Sentimen selektif – yang tercermin dalam volume perdagangan teredam di level $70.000 – menandakan bahwa para trader institusional menunggu konfirmasi lebih kuat sebelum menambah eksposur.
- Hubungan dengan yen menambah dimensi tambahan: penguatan yen dapat menjadi katalis positif bagi BTC, sementara pelemahan yen bersamaan dengan risk‑off global dapat memperparah tekanan jual.
Dengan demikian, strategi yang paling bijak saat ini adalah akumulasi bertahap di level harga yang lebih rendah, sambil mempertahankan fleksibilitas untuk menyesuaikan posisi bila data ekonomi berikutnya mengarah pada penurunan suku bunga yang lebih pasti atau sebaliknya, memperkuat safe‑haven demand.
Tulisan ini bersifat edukatif dan bukan rekomendasi investasi. Selalu lakukan due‑diligence dan pertimbangkan profil risiko pribadi sebelum menempatkan modal pada aset kripto.