📈 IHSG Sepekan Menguat 2,78% ke 6.409, Asing Borong Rp1,24 Triliun, Investor Tembus 30 Juta SID

Oleh: Admin | Dipublikasikan: 9 August 2026
📈 IHSG Sepekan Menguat 2,78% ke 6.409, Asing Borong Rp1,24 Triliun, Investor Tembus 30 Juta SID

Pekan pertama Agustus 2026 berakhir manis untuk pasar saham nasional. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 2,78% pada periode 3–7 Agustus 2026, berada di level 6.409,36 pada Jumat (7/8/2026). Posisi ini naik signifikan dari level 6.236 pada pekan sebelumnya, sekaligus menegaskan pemulihan setelah sepekan awal bulan sempat dibayangi tekanan.

Aktivitas perdagangan ikut memanas. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, kapitalisasi pasar naik 2,64% menjadi Rp11.212 triliun. Rata-rata volume transaksi harian melonjak 32,98% menjadi 39,95 miliar lembar saham dan frekuensi transaksi harian naik 27,62% menjadi 2,32 juta transaksi. Rata-rata nilai transaksi harian tercatat stabil di kisaran Rp15,38 triliun.

Asing Kembali Masuk, Sentimen Global Membaik

Katalis utama pekan ini adalah aksi beli investor asing yang kembali mencatat beli bersih Rp1,24 triliun setelah beberapa pekan sebelumnya aliran dana asing keluar. Kepercayaan asing mulai berbalik seiring keputusan Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga acuan, sehingga meredakan kekhawatiran pasar global. Saham-saham unggulan seperti BBRI dan TLKM menjadi motor penggerak indeks menembus area 6.400.

Dari sisi nilai tukar, rupiah juga berakhir positif, ditutup menguat di sekitar Rp17.897 per dolar Amerika pada Jumat (7/8/2026). Stabilitas rupiah ini memberikan dukungan tambahan bagi saham-saham berfundamental ekspor serta sektor sumber daya alam dan perbankan.

Tonggak Baru: Investor Tembus 30 Juta SID

Di luar pergerakan indeks, ada kabar penting dari sisi partisipasi investor: jumlah pemodal pasar modal Indonesia resmi melampaui 30 juta Single Investor Identification (SID), tumbuh 48,78% sepanjang tahun 2026. Capaian ini menunjukkan basis investasi ritel nasional makin luas dan menjadi penopang utama likuiditas di pasar.

Kesimpulan

Momentum penguatan pekan ini didukung kombinasi arus asing yang kembali masuk dan ekspektasi suku bunga global yang lebih stabil. Namun tetap ada beban: secara kumulatif sepanjang tahun, arus keluar asing masih mencatat posisi jual bersih yang cukup besar, sehingga penguatan ini belum sepenuhnya dapat disebut pembalikan tren jangka panjang.

Langkah bijak bagi investor: gunakan momentum ini untuk mengevaluasi ulang fundamental saham, disiplin manajemen risiko, dan terus memantau data terkini — termasuk kebijakan bank sentral domestik maupun global sepanjang Agustus. Konsistensi dan disiplin tetap menjadi kompas utama.