IHSG Oktober 2026: Peluang Rebound Setelah Badai September 📉🚀
IHSG Oktober 2026: Peluang Rebound Setelah Badai September 📉🚀
Bulan September 2026 menjadi periode yang cukup menantang bagi para investor di pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan koreksi yang cukup dalam, yakni sekitar 7% secara bulanan, yang membawa indeks menutup bulan tersebut di level 6.071,14.
Tekanan utama datang dari aksi jual masif investor asing yang mencatat net sell mencapai Rp10,24 triliun sepanjang September. Fenomena capital outflow ini menciptakan tekanan psikologis bagi pelaku pasar domestik, membuat banyak saham blue-chip tergerus nilainya.
Namun, memasuki pekan pertama Oktober 2026, angin segar mulai berhembus. Pada perdagangan 5 Oktober, IHSG berhasil bangkit dan ditutup menguat 1,36% ke level 6.118,86. Penguatan ini dipicu oleh optimisme pelaku pasar terhadap beberapa sektor unggulan yang dinilai sudah undervalued.
Sektor telekomunikasi, perbankan, dan poultry diprediksi akan menjadi motor penggerak utama rebound di bulan Oktober. Sebagai contoh, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menjadi salah satu saham yang diproyeksikan menarik dengan target harga di kisaran Rp3.400 per saham.
Meski ada tanda-tanda pemulihan, investor tetap harus waspada terhadap risiko global. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, situasi di Selat Hormuz, serta arah harga minyak dunia pasca pertemuan OPEC+ masih menjadi faktor volatilitas. Selain itu, langkah Bank of Japan (BoJ) yang menaikkan suku bunga menjadi 1,25% turut memberikan pengaruh pada arus modal di kawasan Asia.
Kesimpulannya, Oktober 2026 adalah momentum untuk melakukan akumulasi saham secara selektif. Fokuslah pada saham-saham dengan fundamental kuat yang telah mengalami koreksi tajam namun memiliki prospek pemulihan yang jelas. Tetap disiplin dengan money management dan pantau terus rilis data ekonomi makro terbaru.