Unusual Market Activity (UMA) pada TEBE, NASI, dan UNIQ: Gambaran Risiko, Penyebab Potensial, dan Langkah Bijak Investor
1. Latar Belakang Pengumuman UMA Pada 5 Februari 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa tiga emiten – TEBE, NASI, dan UNIQ – sedang bera...
IHSG Didorong Batas Kecil: Apa Makna ‘Limited Upside’ Bagi Investor dan Mengapa BRI Danareksa Menyoroti TEBE, HMSP, serta VKTR?
Tanggapan Panjang # 1. Ringkasan Situasi Pasar Hari Ini - IHSG (IDX): Menguat tipis 0,05 % ke level 8.980 pada penutupan Rabu 28 Jan 2026. - Aru...
2025: Tahun Kejayaan Konglomerasi Indonesia – Analisis Momentum, Dinamika MSCI, dan Peluang Investasi pada Happy Hapsoro, Bakrie, serta Haji Isam
Pendahuluan Tahun 2025 menjadi babak baru bagi pasar ekuitas Indonesia. Seperti yang dilaporkan oleh Stockbit Sekuritas, indeks IDX Composite (IHS...
IHSG Diperkirakan Berputar di antara 8.515-8.560: Analisis Teknikal, Faktor Makro, dan Rekomendasi 3 Saham Potensial (GPRA, HRTA, TEBE)
1. Ringkasan Situasi Pasar Terbaru | Faktor | Data – 29 Des 2025 | |--------|-------------------| | IHSG | Tutup 8 537 (−0,55 %) | | Net Sell Asin...
IHSG Menjangkau ATH 8.704, ARA Mengguncang Pasar: Analisis Dinamika Sesi I, Faktor-Faktor Pendorong, dan Outlook ke Depan
1. Ringkasan Sorotan Utama (Sesi I) | Indikator | Nilai | Perubahan | |-----------|-------|-----------| | IHSG (penutupan sesi I) | 8 704,27 | +71,5...
IHSG Menggeliat di Bawah Dorongan Sentimen Positif: Ulasan Lengkap Faktor-Faktor Penggerak, Dampak Geopolitik, dan Rekomendasi Saham BUMI untuk Sesi II
1. Ringkasan Pergerakan Pasar - IHSG menutup sesi I pada 8 Desember 2025 naik 71,51 poin (+0,83 %) ke level 8.704,27. - Kenaikan dipicu oleh senti...